mY DiaRy's
Kamis, 10 Maret 2011
fisika ku sayang, biologi ku malang
kuliah hari ini adalah yang terindah bagi ku selama aku menjadi mahasiswa, terlebih untuk matkul yang paling tak ku inginkan adanya.
yapz . . . BioLogi ! ! !
I Hate it!
tapi siang ini ? ? ?
sungguh menyenangkan sekali, hahaha . . .
rencana awal ku untuk menggunakan headset pupus sudah karena suara menggebu-gebu sang dosen telah terkalahkan oleh suara hujan yang turun dengan lebatnya seolah-olah merasa kasihan kepadaku karena harus menjalani apa yang tak ku inginkan,
hore. . ..
semoga ini terulang lagi, amin . . . hahaha. . . ngarep.com
aku sendiri juga tak mengerti kenapa aku sangat tidak menyukai biologi. padahal menurut banyak orang, biologi itu jauh lebih mudah dari fisika. tapi justru bagiku, fisika lah yang terbaik, yang terindah, dan itu lah satu-satunya hal yang membuat ku selalu tersenyum saat keadaan yang paling pahit menimpaku.
aku kembali bangkit karena fisika,
aku kembali bersemangat karena fisika,
dan karena fisika pula lah . . .
aku berani untuk memulai semuanya kembali. . .
aku memang tak sehebat profesor yang dapat menemukan berbagai inovasi baru untuk kemaslahatan umat,
aku juga bukan seorang jenius yang dapat dengan mudah memahami hukum-hukum dasar,
tapi . . .
aku lah seseorang . . .
yang mau berubah,
yang mau berusaha,
dan yang mau belajar,
untuk menjadi yang terbaik dan tetap akan jadi yang terbaik sampai saatnya aku harus berhenti.
yapz . . . BioLogi ! ! !
I Hate it!
tapi siang ini ? ? ?
sungguh menyenangkan sekali, hahaha . . .
rencana awal ku untuk menggunakan headset pupus sudah karena suara menggebu-gebu sang dosen telah terkalahkan oleh suara hujan yang turun dengan lebatnya seolah-olah merasa kasihan kepadaku karena harus menjalani apa yang tak ku inginkan,
hore. . ..
semoga ini terulang lagi, amin . . . hahaha. . . ngarep.com
aku sendiri juga tak mengerti kenapa aku sangat tidak menyukai biologi. padahal menurut banyak orang, biologi itu jauh lebih mudah dari fisika. tapi justru bagiku, fisika lah yang terbaik, yang terindah, dan itu lah satu-satunya hal yang membuat ku selalu tersenyum saat keadaan yang paling pahit menimpaku.
aku kembali bangkit karena fisika,
aku kembali bersemangat karena fisika,
dan karena fisika pula lah . . .
aku berani untuk memulai semuanya kembali. . .
aku memang tak sehebat profesor yang dapat menemukan berbagai inovasi baru untuk kemaslahatan umat,
aku juga bukan seorang jenius yang dapat dengan mudah memahami hukum-hukum dasar,
tapi . . .
aku lah seseorang . . .
yang mau berubah,
yang mau berusaha,
dan yang mau belajar,
untuk menjadi yang terbaik dan tetap akan jadi yang terbaik sampai saatnya aku harus berhenti.
Label: kuliah